• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
13 dilihat       07 Mei 2026

Mekanisasi Jadi Kunci Pangkep Capai Produksi Tinggi

Pangkep, (7/5) – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) resmi memulai babak baru dalam pengelolaan sektor pangan. Dipimpin langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau dan didampingi Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia (BRMP Serealia), Sarjoni prosesi tanam perdana padi dengan pola Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) digelar di Kampung Beru, Kelurahan Labakkang, Kamis (7/5).

Kegiatan ini menandai dimulainya transformasi besar-besaran, dari pola pertanian tradisional dan konvensional menuju sistem yang lebih efektif, efisien, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Mengejar Target Produktivitas Tinggi

Melalui sentuhan teknologi PM-AAS, Bupati MYL menetapkan target yang optimis bagi para petani lokal. Jika selama ini rata-rata produksi padi di Pangkep berada di kisaran 6 hingga 7 ton per hektare, kehadiran sistem modern ini diharapkan mampu mendongkrak hasil hingga 9 ton per hektare.

"Sekarang kita ubah pola lama dengan sentuhan peralatan dan ilmu pengetahuan. Jika produksi meningkat, maka perekonomian masyarakat petani juga akan ikut terangkat," tegas Yusran di hadapan kelompok tani.

Dari Tabela Tradisional ke Jalur Modern

Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Muhiddin, menjelaskan bahwa PM-AAS merupakan konsep yang menjembatani kebiasaan petani dengan kemajuan mekanisasi. Salah satu poin utamanya adalah evolusi teknik tanam:

  • Evolusi Tabela: Jika sebelumnya petani terbiasa dengan pola sebar (hambur) pada Tanam Benih Langsung (Tabela), kini mulai diarahkan pada pola jalur yang lebih teratur.

  • Mekanisasi Terpadu: Penggunaan alat mesin pertanian terbaru dikombinasikan dengan sistem pemupukan terintegrasi untuk memastikan nutrisi tanaman terpenuhi secara presisi.

  • Kemandirian Pertanian: Pangkep menjadi salah satu dari sedikit kabupaten yang dipercaya mengimplementasikan konsep kemandirian pangan nasional ini.

Target Luas Tanam Musim Gadu

Untuk musim tanam gadu tahun ini, Pemkab Pangkep mematok target luas tanam mencapai 12.000 hektare. Dari total luasan tersebut, sebanyak 20 persen ditargetkan sudah mengadopsi pola PM-AAS sebagai proyek percontohan yang nantinya akan direplikasi di kecamatan-kecamatan lain.

Poin Utama Transformasi PM-AAS Pangkep

Pada musim tanam kedua, Pangkep optimis dapat meningkatkan produktivitas yang awalnya 6-7 ton menjadi 9 ton per hektare. Hasil tersebut diharapkan dapat tercapai melalui penerapan model tanam PM-AAS yang mengitegrasikan mekanisasi, pemupukan terpadu, dan tabela jalur. Sebesar 2.400 hektare lahan disiapkan untuk implementasi program tersebut.

Sinergi antara visi Kementerian Pertanian, Pemkab Pangkep dan respons positif petani di Labakkang menjadi modal kuat bagi Pangkep untuk berdaulat pangan. Dengan dukungan instrumen teknis yang tepat, target 9 ton bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Reporter: Muchammad Fatchur Rizza

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Hari Kebangkitan Nasional Momentum Menuju Kedaulatan Pangan Sejati
    20 Mei 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Metode AWD Hemat Air 20 Persen Tanpa Kurangi Hasil Panen!
    13 Mei 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Soppeng Jadi Pionir Modernisasi Pertanian Nasional
    08 Mei 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Bone Mulai Transformasi Modernisasi Pertanian dengan PM-AAS
    08 Mei 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Pertanian Modern Swasembada Pangan

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved